TIPS: MENJAGA KONDISI TUBUH SELAMA PANDEMI COVID-19 DENGAN PROVE D3

by - Thursday, April 22, 2021

Selamat datang kembali...


Hi guys!


Sebagai Ibu Rumah Tangga yang nyambi sebagai blogger, WFH selama pandemi menjadi hal yang biasa buat aku. Tapi yang tidak biasa adalah anak yang belajar dari rumah. Aku mendadak banting setir jadi guru dadakan untuk anak sulungku, alhasilnya pekerjaanku jadi bertambah. Anakku itu masih TK B, jadi kalau belajar dari rumah masih harus didampingi dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Nggak bisa ditinggal lalu dicek kembali setelah cuci piring. Karena pekerjaan menjadi guru dadakan ini cukup menyita waktu, belum lagi mengurus anak bungsu yang sedang aktif-aktifnya di usia 2 tahunnya ini. Selain itu pekerjaan nyambi sebagai blogger masih aku jalani, akhirnya aku jadi kurang memperhatikan kesehatanku. Selama pandemi Covid-19 ini kesehatan maksimal jasmani dan rohani jadi sangat-sangat penting.

PROVE-D3

Di awal pandemi masih santai sih, tapi lama-kelamaan kebablasan. Berat badan naik, cepat capek, pinggang sakit, punggung sakit, duh banyak deh masalahnya. Lalu pertengahan tahun 2020, aku mencoba mengganti beberapa gaya hidup. Belum maksimal tapi cukup membawa perubahan baik untuk kondisi tubuhku. Karena itu aku mau sharing beberapa kebiasaan lama yang sekarang aku ubah. 


1. Patuhi Protokol Kesehatan

Protokol-Kesehatan

Protokol kesehatan ini sepertinya sudah seharusnya diterapkan oleh banyak orang sebelum pandemi ini menyerang. Karena protokol kesehatan ini tidak hanya meminimalkan penyebaran Covid-19 tapi baik untuk mencegah penyakit lainnya. 


2. Istirahat Yang Cukup

Istirahat-yang-cukup

Istirahat yang cukup sering sekali diremehkan sebagian orang yang memiliki waktu untuk tidur yang cukup. Untuk aku sendiri tidur 7-8 jam sehari ini cukup membantu mood di pagi hari. Biasanya kalau tidurnya kurang dari 6 jam, keesokan paginya aku bisa sakit kepala dan bikin ga mood. Kalau udah nggak mood kerjaan semua bisa berantakan, termasuk kegiatan mendampingi anak SFH. Kualitas tidur di malam hari ini nggak sama loh dengan kualitas tidur yang dicicil saat siang hari loh. Meskipun total jam tidurnya sama.


3. Olahraga Yang Teratur

Olahraga-teratur

Sudah tidak bisa dipungkiri kalau olahraga bisa membantu memperbaiki kondisi tubuh (apalagi kalau kegiatan harian didominasi dengan aktivitas duduk di depan komputer) dan membuat kualitas tidur jadi lebih baik. Selain itu jika dikombinasikan dengan pola makan yang baik, bonusnya berat badan tetap ideal malah bisa turun kalau kamu memiliki masalah dengan berat badan. Mulailah dengan olahraga ringan jalan keliling kompleks sebanyak 10 ribu langkah atau bisa juga kardio sendiri di rumah melalui panduan video. Olahraga nggak melulu harus di tempat gym kok. 


4. Pola Makan Yang Seimbang dan Bergizi

Pola-Makan

Pola makan yang serimbang dan bergizi sangat perlu diperhatikan agak kebutuhan zat gizi mikro dan makro untuk tubuh kita dapat terpenuhi. Caranya, yah kalau bisa masak sendiri di rumah. Dengan masak sendiri kita bisa menentukan jumlah bahan yang digunakan. Pola makan yang seimbang dapat menghasilkan energi yang tepat bagi tubuh untuk menjalankan kegiatan harian tanpa diikuti rasa kantuk di tengah hari. Bawaannya jadi semangat gitu. Tapi kadang ada juga rasa malas masak yang singgah ataupun kendala lain, sehingga pola makan yang seimbang dan bergizi tadi menjadi gagal. Zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, lemak, serat dan air lebih mudah terpenuhi. Sementara zat gizi mikro seperti vitamin, mineral, lebih susah terpenuhi. Selain dari makanan ada cara lain untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mikro ini, yaitu dengan suplemen tambahan. 


5. Suplemen Tambahan


Salah satu zat gizi mikro yang perlu kita penuhi adalah Vitamin D. Vitamin D baik untuk menjaga kesehatan tulang, selain itu ia berperan penting dalam menjaga kesehatan yang sangat dibutuhkan di saat pandemi seperti sekarang ini. Sebenarnya selain dari makanan, Vitamin D bisa didapatkan dari sinar matahari. Tapi pada sebagian orang, sinar matahari pun belum cukup memenuhi kebutuhan Vitamin D nya. Seperti aku yang bisa dibilang kurang asupan sinar matahari juga. 

Prove-D3

Makanya untuk memenuhi kebutuhan gizi mikro terutama Vitamin D, aku menambahkan suplemen vitamin D setiap beberapa bulan sekali. Ini sudah aku konsultasikan sama dokter, jadi aku disarankan dokter mengkonsumsi suplemen vitamin D karena aku sering mengalami nyeri di bagian punggungku. Nggak setiap hari tapi sering berulang beberapa minggu gitu. Salah satu vitamin D yang aku konsumsi adalah Prove D3Prove D3 ini ada 2 bentuk yaitu, Prove D3 Tablet dan Prove D3 Drops. Prove D3, mengandung Vitamin D3 (cholecalciferol) 1000 IU (25 mcg) sementara Prove D3 Drops mengandung dosis 400 IU/tetes.

Prove-D3-Tablet-2

Biasanya aku kalau konsumsi vitamin aku bagi. Untuk Prove D3 Tablet aku konsumsi per 10 tablet per bulan. 10 tablet ini juga aku minum rutin setiap hari. Lalu, hari-hari berikutnya aku akan mengkonsumsi 1 tetes Prove D3 Drop bersama anak-anak. Sebelum aku konsumsi Prove D3 Tablet ini, nyeri di tulang punggung belakangku lagi kumat. Ini sering terjadi kalau aku lagi sering duduk di lantai mendampingi SFH dan duduk di depan laptop 3-4 jam sehari dan berhari-hari. Setelah aku konsumsi Prove D3, nyeri di tulang punggung belakang mulai berkurang. Padahal aku masih dengan rutinitas kerja yang sama. Akan lebih maksimal jika aku barengi dengan olahraga ringan. 

Prove-D3-Tablet-1

Kalau yang Prove D3 Drops lebih aku utamakan untuk anak-anak karena bentuknya drop yang mudah dikonsumsi anak-anak. Selain itu yang drop ini nggak ada rasa, jadi mudah diberikan untuk anak-anak. Karena yang drop ini isinya banyak bisa untuk +/- 450 tetes dan hanya perlu 1 tetes per hari, bukan hanya anak-anak yang konsumsi.

Prove-D3-Drops-1

FYI, kalau minum vitamin D sebaiknya hindari minum kopi karena kopi bisa menganggu proses penyerapan vitamin D. Lebih jelasnya, jangan lupa konsultasikan ke dokter ya.

Prove-D3-Drop-2

Kalau kalian masih susah menemukan Prove D3 Tablet dan Prove D3 Drops  di apotik daerahmu, kamu bisa beli ke Official Shopee Store Kalbe Farma. 


6. Minum Air Putih Yang Cukup

Hidrasi

Selain menjaga asupan makanan yang bergizi, tetap harus mencukupi kebutuhan air tubuh ya. Kamu doyan minum kopi? Sah-sah saja, tapi jangan gantikan air putih kamu dengan kopi. Penuhi kecukupan air harian kamu, agar kinerja tubuhmu lebih mudah. Tapi ingat segala yang berlebihan itu tidak baik ya, termasuk air putih. 


7. Kurangi Stres

Kurangi-Stress

Terakhir kurangi stres. Emang agak susah yah untuk poin ini, tapi coba saja lakukan me time atau meditasi untuk mengurangi stres pikiranmu. Tapi kalau badanmu yang stres, coba perhatikan asupan makanan dan intensitas olahragamu. Kalau belum olahraga, coba deh sesekali olahraga.


Nah, itu dia beberapa pola hidup yang aku ubah dan masih aku coba lakukan dengan konsisten untuk menjaga kondisi badan selama Pandemi Covid-19 ini. Selamat mencoba! 


Eh, kamu punya tips lain? Jangan sungkan sharing di kolom komentar ya!


Thank you for reading!


Have a nice day!


See you in the next post!


XOXO

Liamelqha


You May Also Like

2 comments

  1. bener banget ci, sejak covid ini aku dan keluargaku jadi rutin banget konsumsi vitamin sama buah buahan
    btw aku tertarik sama si prove d3 drops deh ci, karena ngga ada rasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selama pandemi ini sebisa mungkin dicegah supaya nggak sakit ya. Samaa, anak-anak malah minta nambah. Karena ga berasa katanya. Hahaha

      Delete

Halo! Terima kasih sudah mampir di Journey About Makeup. Jangan lupa isi kolom komentar yah, tentang isi postingan, produk, maupun cara penulisan aku. Sharing is caring, right! ^^

Tapi jangan meninggalkan jejak link hidup yah. ^^
Kalau kalian meninggalkan jejak link hidup disini, maaf akan aku hapus komennya dari kolom komentar ya.

Thank you. ^^